Hidup Adalah Pilihan

Hidup itu adalah pilihan, dan tidak mungkin ada dua pilihan dalam satu waktu, maka dalam hidup kita senantiasa dihadapkan pada pilihan demi pilhan.

Satu hal yang harus kita syukuri menjadi manusia adalah memiliki pilihan. Bagaiamana seandainya kita hidup tanpa ada kesempatan untuk memilih? Pilihan yang akan kita pilih, mempengaruhi masa depan kita nantinya. Nah, yang terpenting dan harus kamu ketahui tidak ada yang benar atau salah dari pilihan tersebut. Yang ada adalah konsekuensi dari pilihan yang kita pilih tersebut.

Hidup memang pilihan, seandainya penyesalan datang diawal itu bukan penyelasan. Banyak orang mengeluh dengan dirinya sendiri, kenapa hidup saya seperti ini? Ada apa dengan hidup saya? Apa saya tidak bisa berkembang? Yang patut kita pertanyakan yaitu apakah kita sudah mengetahui potensi alami dalam diri kita.

Dalam skema STIFIn pilihan ada tiga hal yaitu fokus pada kelebihan, fokus pada kelemahan, dan tidak sama sekali. Semua hal di STIFIn akan membahas pada fokus pada kelebihan bukan yang lainnya. Bila semua potensi dalam diri kita kembangkan insyaAllah, apa yang kita ikhtiarkan akan tercapai.

Kelebihan dan kekurangan adalah suatu pasangan hidup. Setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang merupakan ciri khasnya. Tidak ada manusia yang sempurna. Setiap manusia mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Terkadang sebagian orang merasa kecewa pada diri sendiri karena sebuah kelemahan yang dimiliki. Padahal setiap manusia juga mempunyai kelebihan tersendiri. Mengapa orang tidak mengembangkan atau fokus pada kelebihan yang dimiliki. Justru merasa kecewa serta down akan kekurangannya. Yang perlu dilakukan ialah menggali potensi kekuatan juga memahami kelemahan. Penyebab Muncul Psikosomatis dalam Diri Seseorang

 

 

Pahami terlebih dahulu bahwa tes sidik jari STIFIn ini bukan ramalan dan kepastian. Tes ini menemukan kotak yang di dalamnya terdapat sekumpulan pilihan cita-cita dan profesi berikut cara memprogramnya. Penggemblengan lebih dini akan lebih bagus. Anak-anak dibimbing menemukan pilihannya lebih awal dan dimulai penggemblengannya lebih dini. Kepercayaan diri akan datang sehingga anak-anak tidak perlu menjadi minder jika tidak juara kelas namun bisa juara di bidang lain sesuai jenis kecerdasannya. Dengan demikian bapak-ibu tidak perlu latah ikut-ikutan mengeleskan anaknya ini dan itu, memprogram anaknya ini dan itu membuang biaya yang tidak perlu karena sudah tahu fokus untuk anaknya bagusnya dibawa kemana.

Bagaimana caranya skema STIFIn menentukan pilihannya yaitu ada 5 jenis potensi alami(genetik), yaitu 1. Jenis Potensi Sensing, 2. Jenis Potensi Thinking, 3. Jenis Potensi Intuiting, 4. Jenis Potensi Feeling, 5. Jenis Potensi Insting. Dalam jenis potensi alami(genetik) mempunyai kelebihan masing-masing :

Jenis potensi Sensing
Memiliki kelebihan pada panca-indra
Cenderung praktis, konkrit, dan jangka pendek, sesuai dengan jangkauan pancaindranya.

Seorang SENSING memiliki karakter rajin dan focus dalam mengerjakan sesuatu sampai tuntas. Orang SENSING juga memiliki daya ingat yang kuat dan detail.

Jenis potensi Thinking
Memiliki kelebihan pada cara berpikir
Inilah yang membuat orang THINKING obyektif, adil, dan efektif.

Orang THINKING berkarakter tegas, mandiri, kokoh seperti besi , memiliki kepandaian menunjukkan kesalahan dengan kepandaiannya. Ia juga diberikan kemampuan untuk memerintah serta memegang kekuasaan.

Jenis potensi Intuiting
Memiliki kelebihan pada indra keenam
mengambil keputusan yang bisa berakibat jauh ke depan, menjadikannya orang yang sangat optimis, jangka panjang, dan terkonsep.

Orang INTUITING optimis, kreatif, berkelas, kuat, dan fleksibel. Seperti kayu, ia memiliki keindahan seperti jari manis. Jari manis adalah bagian jari yang paling susah digerakkan, tetapi bentuknya indah serta tempat untuk meletakkan cincin.

Jenis potensi Feeling
Memiliki kelebihan pada emosinya
Orang yang tenggang rasa, bijak, dan memiliki kemampuan memimpin.

Orang FEELING itu penuh cinta, semangat, serta punya emosi yang bergantung pada mood. Semua berasal dari perasaan, yang menjadi andalannya adalah CINTA.

Jenis potensi Insting
Memiliki kelebihan pada indra ketujuh
Orang INSTING spontan, pragmatis, serba bisa, dan rela berkorban.
Ibarat jari tengah, orang INSTING berada di tengah untuk meningkatkan perannya. Ia bisa juga berada di tengah untuk mendamaikan orang yang bertikai.

Prisipnya semua orang mempunyai kelebihan, setiap kelebihan mempunyai keunggulan, dan setiap keunggulan dapat dikembangkan.

kenali diri maka kenal Allah

 

syaid adianto

syaid adianto

Seorang Pemuda yang memiliki hobi membaca, berenang, jogging, berolahraga, futsal, dan treveling. 
syaid adianto

Latest posts by syaid adianto (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *